Ahad, 28 Februari 2016

Tidur

Imam Jalaluddin Assuyuti menjelaskan dalam kitab TADZKIROH, bahawasannya;

1. Tidur di permulaan siang (pagi hari/setelah Subuh) disebut ﻋﻴﻠﻮﻟﺔ ('ayluulah) yaitu dapat menyebabkan kefakiran dan kemelaratan.

2. Tidur di waktu dhuha disebut ﻓﻴﻠﻮﻟﺔ (fayluulah) aitu (menyebabkan) kelemahan/lesu pada badan.

3. Tidur ketika tergelincir matahari (zawal) disebut ﻗﻴﻠﻮﻟﺔ (qoyluulah) yaitu dapat menambah (kecerdasan) akal.
Menurut ulama', tidur qoyluulah ini sering dilakukan Nabi Muhamnad sollallahualawassalam

4. Tidur setelah zawal disebut ﺧﻴﻠﻮﻟﺔ (khoyluulah) yaitu dapat menghalangi antara orang itu dan sholat.

5. Tidur di akhir siang (sore hari) disebut ﻏﻴﻠﻮﻟﺔ (ghoyluulah) yaitu dapat menyebabkan binasa/kerosakan fizik & mental.

~ Dalam keterangan lain disebutkan bahawa kebiasaan tidur setelah solat Asar, dapat menyebabkan gila.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan

Gemblengan Ilmu di Gunung Jerai Panggilan Akhir

Salam. Siapa yg berhajat utk menuntut ilmu2 kebatinan aliran haq dan putih saya ada buat di Gunung Jerai dlm pd 1 hingga 3 Disember ini.  ...